Sabtu, 02 Agustus 2014
jodoh-ku
Malam jumat, adalah malam yang sangat membahagiakan dimane aku menjalani cinte ni dengan dedek, yakni menelpon die, sampai.. tengah malam dan sampai.. habis pulsa, slamak ni kite menjalanek cinte dari kejaohan. Tapi.. itu dulu dan hanya tinggal kenangan, malam itu tlah berubah menjadi malam jumat sekarang.
malam jumat ini bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2014 adalah malam terakhir aku berjumpe dengan dedek, dan malam yang sangat menyedihkan bagiku karne aku benar-benar tlah kehilangan cinta sejatiku, kehilangan berlayan kasih-sayang dedek yang tulus, ntah bagaimana aku bisa menemukan cinta itu kembali..
malam ini aku benar-benar harus merelakan kehilangan dedek, dan aku harus benar-benar ikhlas dedek bersama orang pilihan hatinye. Dari kejaohan abang cume bise berdoa agar adek slalu bahagia dengan orang pilihan hati adek. “Ya Tuhan ku titipkan dedek kepade seseorang yang bise menjadi imamnye kelak.. orang yang bisa mencintai dan menjaganya amin..”. “lindungi dedek, jaga dedek, jauhkan dedek dari godaan dunia yang semakin hari semakin menjadi-jadi. Itu saja pinta hamba ya Tuhan”.
Tuhan hamba sadar ini adalah pukulan buat hamba, ini adalah hukuman buat hamba, hamba ikhlas Tuhan, kalau ini memang pantas buat hamba, kalau ini yang akan membuat hamba sadar, dan membuat hamba mengerti akan ketulusan cinta. Hamba redo ya Tuhan walau 1000 tahun pun Engkau menghukum hamba, tapi 1 pinta hamba, hamba mohon suatu hari nanti “pertemukan hamba kembali dengan dedek dalam ikatan cinta suci di perjodohan, karena hamba yakin dedeklah jodoh sehidup-semati hamba”. Tolong hamba ya Tuhan...
Walau demikian aku tidak akan pernah berhenti bedoa dan berusaha agar cinta itu bersemi kembali walau bertahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar